Halloween Costume ideas 2015
Latest Post

Halo brader en sista dari sabang sampe merauke. udah lama ga nge-posting disini. gaada yg kangen gw juga wkwk #curcol . Tadi mau posting apa ya? oh iya! Sebuah Cerita pendek. 
Cerita ini di buat oleh kami (gw,aldy,salsa,lauren) di perpus. Awalnya, cuman kertas seperempat tertulis dengan pensil yang berisi cerita yang belum jadi. Kayaknya sih bekas anak drama yg lagi ngebuat cerita. Karena waktu itu lagi gk ada kerjaan, jadi kami lanjutin ceritanya. Sehingga terbentuklah sebuah cerita yang sangat berkualitas dan dapat mencerdaskan kehidupan bangsa. oke langsung ke ceritax ajHa yHaaA, oce? .

--------------------------------------------------------------------------------------------------------

Di suatu pagi yang cerah Annabelle mencari buah untuk sarapannya. Seperti biasa, ia tidak mandi karena musim kemarau yang panjang. Ya walaupun hari harinya memang jarang sekali mandi walau bukan musim kemarau. Hal itu menjadi alasan jika ada seseorang bertanya padanya, apalagi saat kencan di pinggir sungai bareng 'calon' kekasihnya. Selain buah, ia juga mencari kayu bakar untuk memasak. Setelah mencari kayu bakar, annabelle kembali ke gubuknya yang sudah lama . Dan akhirnya ia pun mati. Tamat.

Ternyata dia hanya mati suri. Lalu annabelle mencari makanan kemudian dia mencari kayu bakar, dan mati kembali.

Rohnya pun masuk ke dalam boneka. Lalu ia kelaparan dan mencari makanan, dan akhirnya ia pun mati lagi. Selama 19872 tahun ia berada di gubuk tsb dalam kondisi yang sangat malang.
Seekor pangeran datang ke gubuk annabelle, dia menghampirinya. Tanpa sadar ada guling yang terbaring di bawah lantai dan pangeran terjatuh akibat guling tadi. Karena gigi boneka annabelle yang tajam hingga keluar bibir, mata pangeran tertusuk hingga tak melihat lagi. Dan mati.

Paginya, nenek sihir menghampiri gubuk annabelle dan mendapati 2 orang tsb mati. Karena penyakit asmanya, nenek sihir itupun ikut mati di dalam gubuk annabelle.

Annabelle hanya berpura-pura mati dan memakai tubuh nenek sihir tersebut yang sudah lembek dan keriput. Ia menyusuri hutan untuk mencari pasangan hidupnya. Kebetulan hari itu adalah hari sabtu, artinya malam minggu tinggal hitungan jam. Annabelle bertemu dengan seorang pria yang berwujud kodok karena di kutuk oleh nenek sihir yang tubuhnya sedang di pakai oleh annabelle. Karena tubuh pria itu yang kecil, annabelle menginjakny hingga usus nya melesat keluar. Karena annabelle yang omnivora, akhirnya katak itu dimakan annabelle dengan lahap. Ternyata, kejadian tersebut disaksikan oleh kekasih sang kodok, dan mati seketika di tempat.

Annabelle melanjutkan mencari jodohnya di tengah hutan. Ia berjumpa dengan manusia serigala. Tanpa basa-basi, annabelle  kawin di tempat itu juga. Namun karena manusia serigala tersebut mandul, annabelle menyesali perbuatannya. Annabelle kesal, akhirnya ia membacok dada manusia serigala dan mati.

Annabelle bahagia,senang,tentram,dan damai.

Tamat.

----------------------------------------------------------------------------------------------------

Mohon komentarnya qaqa qaqa :)

Di suatu pagi yang cerah, (sebut saja namanya) marni jalan kaki menuju mall. Ia melihat pria tampan di dalam angkot dan tanpa sadar ia mendekati parit besar di dekatnya. Marni tergelincir ke dalam parit dan mati karena tidak ada yang menolongnya.

-Tamat-

I think I've had enough
I might get a little drunk
I say what's on my mind
I might do a little time
'Cause all of my kindness
Is taken for weakness
Now I'm FourFiveSeconds from wildin'
And we got three more days 'til Friday
I'm just tryna make it back home by Monday mornin'
I swear I wish somebody would tell me
Ooh, that's all I want
Woke up an optimist
Sun was shinin', I'm positive
Then I heard you was talkin' trash
Hold me back, I'm 'bout to spaz
I'm FourFiveSeconds from wildin'
And we got three more days 'til Friday
I'm tryna make it back home by Monday mornin'
I swear I wish somebody would tell me
Ooh, that's all I want
And I know that you're up tonight
Thinkin', "How could I be so selfish?"
But you called 'bout a thousand times
Wondering where I've been
Now I know that you're up tonight
Thinkin' "How could I be so reckless?"
But I just can't apologize
I hope you can understand
If I go to jail tonight
Promise you'll pay my bail
See they want to buy my pride
But that just ain't up for sale
See all of my kindness
Is taken for weakness
Now I'm FourFiveSeconds from wildin'
And we got three more days 'til Friday
I'm tryna make it back home by Monday mornin'
I swear I wish somebody would tell me
Ooh, that's all I want
FourFiveSeconds from wildin'
And we got three more days 'til Friday
I'm just tryna make it back home by Monday mornin'
I swear I wish somebody would tell me
That's all I want

I'm hurting, baby, I'm broken down
I need your loving, loving, I need it now
When I'm without you
I'm something weak
You got me begging
Begging, I'm on my knees
I don't wanna be needing your love
I just wanna be deep in your love
And it's killing me when you're away
Ooh, baby,
'Cause I really don't care where you are
I just wanna be there where you are
And I gotta get one little taste
Your sugar
Yes, please
Won't you come and put it down on me
I'm right here, 'cause I need
Little love and little sympathy
Yeah you show me good loving
Make it alright
Need a little sweetness in my life
Your sugar
Yes, please
Won't you come and put it down on me
My broken pieces
You pick them up
Don't leave me hanging, hanging
Come give me some
When I'm without ya
I'm so insecure
You are the one thing
The one thing, I'm living for
I don't wanna be needing your love
I just wanna be deep in your love
And it's killing me when you're away
Ooh, baby,
'Cause I really don't care where you are
I just wanna be there where you are
And I gotta get one little taste
Your sugar
Yes, please
Won't you come and put it down on me
I'm right here, 'cause I need
Little love and little sympathy
Yeah you show me good loving
Make it alright
Need a little sweetness in my life
Your Sugar! (Your sugar!)
Yes, please (Yes, please)
Won't you come and put it down on me
Yeah
I want that red velvet
I want that sugar sweet
Don't let nobody touch it
Unless that somebody's me
I gotta be a man
There ain't no other way
'Cause girl you're hotter than southern California Bay
I don't wanna play no games
I don't gotta be afraid
Don't give all that shy shit
No make up on, that's my
Sugar
Yes, please
Won't you come and put it down on me (down on me!)
Oh, right here (right here),
'Cause I need (I need)
Little love and little sympathy
Yeah you show me good loving
Make it alright
Need a little sweetness in my life
Your sugar! (Sugar!)
Yes, please (Yes, please)
Won't you come and put it down on me
Your sugar
Yes, please
Won't you come and put it down on me
I'm right here, 'cause I need
Little love and little sympathy
Yeah you show me good loving
Make it alright
Need a little sweetness in my life
Your sugar
Yes, please
Won't you come and put it down on me
(Down on me, down on me)

Bus yang aku tumpangi masuk terminal Cirebon ketika matahari hampir mencapai pucuk langit. Terik matahari ditambah dengan panasnya mesin disel tua memanggang bus itu bersama isinya. Untung bus tak begitu penuh sehingga sesama penumpang tak perlu bersinggungan badan.

Namun dari sebelah kiriku bertiup bau keringat melalui udara yang dialirkan dengan kipas koran. Dari belakang terus-menerus mengepul asap rokok dari mulut seorang lelaki setengah mengantuk.

Begitu bus berhenti, puluhan pedagang asongan menyerbu masuk. Bahkan beberapa di antara mereka sudah membajing loncat ketika bus masih berada di mulut termi�nal. Bus menjadi pasar yang sangat hiruk-pikuk. Celakanya, mesin bus tidak dimatikan dan sopir melompat turun begitu saja. Dan para pedagang asongan itu menawarkan dagangan dengan suara melengking agar bisa mengatasi derum mesin. Mereka menyodor-nyodorkan dagangan, bila perlu sampai dekat sekali ke mata para penumpang. Kemudian mereka mengeluh ketika mendapati tak seorang pun mau berbelanja. Seorang di antara mereka malah mengutuk dengan mengatakan para penumpang adalah manusia-manusia kikir, atau manusia-manusia yang tak punya duit.

Suasana sungguh gerah, sangat bising dan para penum�pang tak berdaya melawan keadaan yang sangat menyiksa itu. Dalam keadaan seperti itu, harapan para penumpang hanya satu; hendaknya sopir cepat datang dan bus segera bergerak kembali untuk meneruskan perjalanan ke Jakarta. Namun laki-laki yang menjadi tumpuan harapan itu kelihatan sibuk dengan kesenangannya sendiri. Sopir itu enak-enak bergurau dengan seorang perempuan penjual buah.

Sementara para penumpang lain kelihatan sangat gelisah dan jengkel, aku mencoba bersikap lain. Perjalanan semacam ini sudah puluhan kali aku alami. Dari pengalaman seperti itu aku mengerti bahwa ketidaknyamanan dalam perjalanan tak perlu dikeluhkan karena sama sekali tidak mengatasi keadaan. Supaya jiwa dan raga tidak tersiksa, aku selalu mencoba berdamai dengan keadaan. Maka kubaca semuanya dengan tenang: Sopir yang tak acuh terhadap nasib para penumpang itu, tukang-tukang asongan yang sangat berisik itu, dan lelaki yang setengah mengantuk sambil mengepulkan asap di belakangku itu.

Masih banyak hal yang belum sempat aku baca ketika seorang lelaki naik ke dalam bus. Celana, baju, dan kopiahnya berwarna hitam. Dia naik dari pintu depan. Begitu naik lelaki itu mengucapkan salam dengan fasih. Kemudian dari mulutnya mengalir Shalawat Badar dalam suara yang bening. Dan tangannya menengadah. Lelaki itu mengemis. Aku membaca tentang pengemis ini dengan perasaan yang sangat dalam. Aku dengarkan baik-baik shalawatnya. Ya, persis. Aku pun sering membaca shalawat seperti itu terutama dalam pengajian-pengajian umum atau rapat-rapat. Sekarang kulihat dan kudengar sendiri ada lelaki membaca shalawat badar untuk mengemis.

Kukira pengemis itu sering mendatangi pengajian-penga�jian. Kukira dia sering mendengar ceramah-ceramah tentang kebaikan hidup baik dunia maupun akhirat. Lalu dari pengajian seperti itu dia hanya mendapat sesuatu untuk membela kehidupannya di dunia. Sesuatu itu adalah Shala�wat Badar yang kini sedang dikumandangkannya sambil menadahkan tangan.

Semula ada perasaan tidak setuju mengapa hal-hal yang kudus seperti bacaan shalawat itu dipakai untuk mengemis. Tetapi perasaan demikian lenyap ketika pengemis itu sudah berdiri di depanku. Mungkin karena shalawat itu maka tanganku bergerak merogoh kantong dan memberikan selembar ratusan. Atau karena ada banyak hal dapat dibaca pada wajah si pengemis itu.

Di sana aku lihat kebodohan, kepasrahan yang memperkuat penampilan kemiskinan. Wajah-wajah seperti itu sa�ngat kuhafal karena selalu hadir mewarnai pengajian yang sering diawali dengan Shalawat Badar. Ya. Jejak-jejak pengajian dan ceramah-ceramah tentang kebaikan hidup ada berbekas pada wajah pengemis itu. Lalu mengapa dari pengajian yang sering didatanginya ia hanya bisa menghafal Shalawat Badar dan kini menggunakannya untuk mengemis? Ah, kukira ada yang tak beres. Ada yang salah" Sayangnya, aku tak begitu tega menyalahkan pengemis yang terus membaca shalawat itu.

Perhatianku terhadap si pengemis terputus oleh bunyi pintu bus yang dibanting. Kulihat sopir sudah duduk di belakang kemudi. Kondektur melompat masuk dan berte-riak kepada sopir. Teriakannya ditelan oleh bunyi mesin disel yang meraung-raung. Kudengar kedua awak bus itu bertengkar.
Kondektur tampaknya enggan melayani bus yang tidak penuh, sementara sopir sudah bosan menunggu tambahan penumpang yang ternyata tak kunjung datang. Mereka terus bertengkar melalui kata-kata yang tak sedap didengar. Dan bus terus melaju meninggalkan terminal Cirebon.
Sopir yang marah menjalankan busnya dengan gila-gilaan. Kondektur diam. Tetapi kata-kata kasarnya mendadak tumpah lagi. Kali ini bukan kepada sopir, melainkan kepada pengemis yang jongkok dekat pintu belakang.

"He, sira! Kenapa kamu tidak turun? Mau jadi gembel di Jakarta? Kamu tidak tahu gembel di sana pada dibuang ke laut dijadikan rumpon?"

Pengemis itu diam saja.

"Turun!"

"Sira beli mikir! Bus cepat seperti ini aku harus turun?"

"Tadi siapa suruh kamu naik?"

"Saya naik sendiri. Tapi saya tidak ingin ikut. Saya cuma mau ngemis, kok. Coba, suruh sopir berhenti. Nanti saya akan turun. Mumpung belum jauh."

Kondektur kehabisan kata-kata. Dipandangnya pengemis itu seperti ia hendak menelannya bulat-bulat. Yang dipandang pasrah. Dia tampaknya rela diperlakukan sebagai apa saja asal tidak didorong keluar dari bus yang melaju makin cepat. Kondektur berlalu sambil bersungut. Si pengemis yang merasa sedikit lega, bergerak memperbaiki posisinya di dekat pintu belakang. Mulutnya kembali bergumam: "... shalatullah, salamullah, 'ala thaha rasulillah...."

Shalawat itu terus mengalun dan terdengar makin jelas karena tak ada lagi suara kondektur. Para penumpang membisu dan terlena dalam pikiran masing-masing. Aku pun mulai mengantuk sehingga lama-lama aku tak bisa membedakan mana suara shalawat dan mana derum mesin diesel. Boleh jadi aku sudah berada di alam mimpi dan di sana kulihat ribuan orang membaca shalawat. Anehnya, mereka yang berjumlah banyak sekali itu memiliki rupa yang sama. Mereka semuanya mirip sekali dengan pengemis yang naik dalam bus yang kutumpangi di terminal Cirebon. Dan dalam mimpi pun aku berpendapat bahwa mereka bisa menghafal teks shalawat itu dengan sempurna karena mereka sering mendatangi ceramah-ceramah tentang kebaikan hidup di dunia maupun akhirat. Dan dari ceramah-ceramah seperti itu mereka hanya memperoleh hafalan yang untungnya boleh dipakai modal menadahkan tangan.

Kukira aku masih dalam mimpi ketika kurasakan peristiwa yang hebat. Mula-mula kudengar guntur meledak de�ngan suara dahsyat. Kemudian kulihat mayat-mayat beterbangan dan jatuh di sekelilingku. Mayat-mayat itu terluka dan beberapa di antaranya kelihatan sangat mengerikan. Karena merasa takut aku pun lari. Namun sebuah batu tersandung dan aku jatuh ke tanah. Mulut terasa asin dan aku meludah. Ternyata ludahku merah. Terasa ada cairan mengalir dari lubang hidungku. Ketika kuraba, cairan itu pun merah. Ya Tuhan. Tiba-tiba aku tersadar bahwa diriku terluka parah. Aku terjaga dan di depanku ada malapetaka. Bus yang kutumpangi sudah terkapar di tengah sawah dan bentuknya sudah tak keruan. Di dekatnya terguling sebuah truk tangki yang tak kalah ringseknya. Dalam keadaan panik aku mencoba bangkit bergerak ke jalan raya. Namun rasa sakit memaksaku duduk kembali. Kulihat banyak kendaraan berhenti. Kudengar orang-orang merintih. Lalu samar-samar kulihat seorang lelaki kusut keluar dari bangkai bus. Badannya tak tergores sedikit pun. Lelaki itu dengan tenang berjalan kembali ke arah kota Cirebon.

Telingaku dengan gamblang mendengar suara lelaki yang terus berjalan dengan tenang ke arah timur itu: "shalatullah, salamullah, 'ala thaha rasulillah..."

Halo! Selamat pagi-siang-malam. Gua bingung mau post apaan -_-Berhubung liat tweetnya bang radit ttg Ujian Nasional, gua jadi mau bagi2 tips menghadapi ujain haha ?? . Walaupun otak gua ga seberapa ?? .

eke eh oke ?? Scroll down ya.

  1. Jangan lupa berdoa! Yak, berdoa supaya ortu kamu ga ngusir kalo kamu gak lulus
  2. Sebelum berdoa, bikin orang-orang untuk menzholimi kamu, karena doanya orang-orang yang terzholimi itu terkabulkan
  3. Jangan mandi, biar pengawasnya ga mau deket-deket
  4. Wajib sarapan pagi! Nasi is Recommended. Mengandung AA DHA dan Prebiotik. Jangan Mie! Sakit perut!
  5. Sungkem ortu pas mau berangkat. Sebar duit recehan buat pengemis-pengemis, suruh bantu doa biar lulus UN
  6. Nyontek gak papa asalkan dari sumber yang ada cap logo �HALAL�
  7. Maju tak gentar, menyontek yang benar
  8. Jawab soal yang menurut kamu gampang lebih dulu. Kalo semua susah, tabahlah
  9. Jangan percaya kalo ada yang mau jual kunci jawaban soal UN dengan syarat lo harus jadi downlinenya dan mengajak 2 orang teman lagi
  10. Inget jangan lupa boker, biar ga nahan be*ak pas ujian
  11. Pinjem kantong ajaibnya Doraemon, jangan pinjam ranselnya Dora the Explorer
  12. Bawa 2 HP� yang 1 jelek yang 1 bagus, kalo disita kasih yang jelek pake yang bagus
  13. Di saat ragu, perhatikan huruf yang bersinar
  14. Sampe sekolah 1 jam sebelom UAN. Hati-hati di jalan, awas ada kucing nyebrang
  15. Pake alat canggih bantu transmisi telepon di kuping, sambung ke orang yang pinter (ngarep)
  16. Bawa penghapus lebih dari satu, perhitungkan kemungkinan penghapus �nggelundung� ke lantai
  17. Bawa pensil 2, hematlah waktu dengan menggunakan 2 tangan. Otak kanan untuk tangan kiri, otak kiri untuk tangan kanan (dibalik juga boleh)
  18. Sebelum UN dimulai lebih baik upadaate status twitter atau facebook dulu minta doa pada teman/Followers
  19. Sedia payung sebelum U*AN
  20. Ingat kata bang Haji, Begadang Jangan Begadaaaang kalo lagi UN
  21. Pastikan pensil lo itu 2B, kalo 36B kegedean
  22. Pakai celana dalam yang comfort (nyaman) biar gak gelisah
  23. JANGAN tulis nama di lembar jawaban seperti ini. �8R1PTu n0rM4N kAm4Ru�
  24. Di lembar jawaban tulis nama kita sendiri, jangan nama pacar, romantis amat
  25. Jangan lupa pipis, kalo takut minta temenin pengawas
  26. Jangan lupa pake seragam sekolah, kalo pake kebaya takut disangka mau kondangan
  27. Jangan lupa minum tolak angin sebelum ujian dimulai, orang pinter selalu minum tolak angin
  28. Tulis tanggal UN dengan benar, jangan malah menulis tanggal jadian
  29. Ingat yang dihitamkan itu lingkaran, jangan bentuk lope-lope atau bikin motif crop circle
  30. Belilah bocoran garansi resmi jangan beli yang garansi distributor apalagi BM ato KW
  31. Inget! Lingkaran jawaban itu dibuletin, bukan dicoblos!
  32. Ingat 3D, dilihat, diraba, dilingkarin, jangan diterawang!
  33. Kalo ga bisa jawab, pencet bel lalu bilang �PAS�
  34. Jangan terburu-buru ngerjain UN cuma karena pengen nonton Dahsyat, Inbox, DeRings dan sebangsanya
  35. Nggak usah sok puitis jawabnya pake sajak A B A B�, biasa aja
  36. Kalo bocoran biasa terlalu mahal pilihlah bocoran generik, mutu sama, harga lebih murah
  37. Bagi yang setia kawan, nyanyi & joget chaiya-chaiya dalam ruang ujian pasti menghibur
  38. Jangan duduk di kursi pengawas ketika ujian berlangsung, kursi peserta banyak kok
  39. Apapun ujiannya minumnya tetap teh botol Sosro
  40. Jangan pakai LJK import, cintailah ploduk-ploduk endonesia (haiya 
  41. Kalo ketauan berbuat curang, segera buang semua barang yang nantinya bisa memberatkan persidangan anda! (makan kertas, hapus sms, musnahkan HP)
  42. Kalo ketauan nyontek, segera tatap tajam mata pengawas, masuki alam bawah sadarnya jauh lebih dalam jauh lebih lelap dari sebelumnya� zzzzz
  43. Ada baiknya semasa UN, lupain hal-hal lain yang bisa mengganggu konsentrasi belajar. Yang punya pacar, lebih baik putusin aja dulu
  44. Pastikan lembar jawaban yang kalian isi bukan punya teman kalian
  45. Taburi garam sekitar meja agar pengawas takut mendekat
  46. Bawa laser, sorot ke mata pengawas
  47. Jangan bersandar di kursi, karena kita cuma boleh bersandar pada Tuhan YME
  48. Rasa optimisme yang tinggi & rasa percaya diri bahwa anda pasti BISA! (bisa untuk melihat jawaban teman)
  49. Kalo terima paket soal yang mencurigakan, telepon gegana, jangan disiram air
  50. Tulis nama pengawasnya di Death Note!
  51. Pasanglah muka memelas, sedikit air mata, pakailah baju robek, lalu katakan kepada pengawas �saya lapar�
  52. Jangan kaget jika menemukan pembalut pada lembaran soal UN. Mungkin itu salah satu cara pemerintah mencegah kebocoran soal
  53. Kerjakan semua soal UN dalam 5 menit, kemudian keluar kelas. Walau nantinya gak lulus, setidaknya kamu terlihat pintar
  54. Tulis contekan jangan di kertas, di iPad dong!
  55. Pakailah pelampung saat ujian, itu mengantisipasi jika terjadi Tsunami dadakan
  56. Hancurkan konsentrasi pengawas! Gunakan rok pendek, buka kancing sebatas dada, gigit bibir, pandang mata pengawas dengan muka mesum
  57. Pensil alis sangat tidak dianjurkan untuk mengerjakan soal UN
  58. Masuk ruangan pake seragam sekolah, jangan pake seragam brimob. Ingat kamu bukan Briptu Norman!
  59. Kerjakan semampumu. Jika tak bisa juga, jangan malu �Ask the Audience�. Itulah gunanya temen
  60. Bawa ulat bulu, sebarkan di kursi dan meja pengawas
  61. Jangan terlalu sering melihat ke pengawas, karena itu bisa menimbulkan perasaan cinta yang terlarang
  62. Kalo gak bisa ngerjain soalnya bawa pulang aja bilang ke pengawas buat PR
  63. Kalo mau nyontek ijin dulu ke pengawas (kalo kamu tipe pelajar sopan)
  64. Jangan mikirin keluarga yang sedang disandera perompak Somalia pas lagi UN, percayalah pada kekuatan hankam negeri ini
  65. Kalo nggak mau dicontek, patenkan hasil jawaban kamu biar gak diklaim teman
  66. Lembar jawaban tidak boleh sobek, terlipat atau basah. Jadi, sebelum dikumpul lebih baik disetrika dulu
  67. Beli kacamata yang minus-5 ke atas jadi pas lo dapet surat yang tulisannya �TIDAK LULUS� jadi burem tulisannya, sedikit mengurangi nyesek lah. Lumayan�
  68. Siapin diri, siapin hati, siapin tisu, dan siapin uang buat minggat dari rumah. Jaga-jaga kalo kamu gak lulus
  69. Kalo otak udah mentok searching om google aja
  70. Tetap waspada jika ada paparazzi yang mengintip dari balik jendela
  71. Pacarin pengawasnya sebelum UN, selanjutnya terserah anda
  72. Bawa 2 kaca spion untuk jaga-jaga pengawas dari belakang
  73. Persiapkan diri matang-matang, jangan setengah matang, jangan kematangan juga
  74. Kalo ada pertanyaan siapa pasangan Anang saat ini? Jawabnya Ashanti ya, bukan Syahrini apalagi Krisdayanti
  75. Jangan lupa pake seragam sekolah, kalo pake batik dikira jadi pengawas
  76. Pada saat UN hari ke-3 usahakan jangan menggunakan kunci jawaban hari ke-2, karena akan berakibat fatal
  77. Kalo ingusmu meler, jangan dilap pake lembar jawaban, pake lembar soal aja
  78. Jangan malu bertanya pada pengawas. Tapi jangan nanya nomer HP atau pin BB juga kalee�
  79. Simpanlah contekan anda di tempat yang sangat ideal dan aman. Contoh: selipan pantat. Pantat sendiri ya bukan pantat pengawas
  80. Kalo udah gak bisa jawab, lambaikan tangan ke kamera
  81. Kalo semua tips gak mempan, lakukan hal terakhir yang paling manjur. Bisa dilakukan semua umur & tidak perlu bimbingan orangtua. Yang harus dilakukan adalah� PASRAH
  82. Yang penting jangan ingat tips ini saat UN berlangsung, ntar gak konsentrasi ckakak ckikik mulu�
WAKAKAKAKKK

????????????????????????????????????
loading...

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget