Halloween Costume ideas 2015
Latest Post

Biografi - Katanya, godaan laki-laki adalah harta, tahta, dan wanita. Rasanya, Donwori, 48, tak tahan dengan godaan itu. Merasa sudah di puncak karier dengan harta melimpah, Donwori mencari istri lagi.

Ia sampaikanlah keinginan itu pada Karin, 45. Ya jelas-jelas istrinya itu mencak-mencak.

“Segalanya aku wes punya. Buat apa aku punya uang melimpah kalau enggak tak buat cari istri lagi,” kata Donwori jumawa kepada sekelompok laki-laki saat berada di ruang tunggu Pengadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya setengah purnama lalu.

Saat melontarkan kalimat itu, praktis beberapa pasang mata menoleh ke arahnya. Namun Donwori tak menggubris.

Ia pun melanjutkan kata-katanya dengan bangga. Keinginannya untuk menikah lagi ini lantaran kepincut janda muda.

Alih-alih merasa menyakiti perempuan, ia malah bangga karena merasa menyelamatkan si janda dari keterpurukan.

Katanya, lelaki mana lagi yang mau menikahi janda muda. “Lho kalo cuma mau untunge, lak tak pacari saja seh. Ini aku gelem nikahi lho. Sepaket mbok sak anake. Lak yo mulia sih,” celetuknnya, mengundang gelak tawa yang lain.

Sayangnya, keinginan mulia Donwori ini tidak didukung oleh istrinya. Alasan penolakan ini lantaran Karin emoh dimadu.

Meskipun dalil demi dalil disampaikan, contoh dari ustaz-ustaznya dipaparkan, Karin tetap saja tak mau mendengarkan.

Merasa keinginannya benar tapi dihalang-halangi istri, Donwori pun akhirnya menalak Karin.

Donwori lalu membual tentang beberapa ustaz panutannya yang hidup bahagia dengan banyak istri.

Katanya, kalau Tuhan saja tidak melarang untuk poligami, kenapa sebagai manusia ngelarang-larang.

Donwori mengaku menyaksikan sendiri istri para ustadznya yang hidup rukun dan bahagia.

Keempatnya wanita yang menjadi istri ustaz akur, bahkan sering mendapati keluar bersama.

Itulah yang menguatkannya bahwa menikahi banyak perempuan itu tidak menyakiti si pihak perempuan.

“Asalkan caranya benar dan orangnya berilmu, pasti tidak ada masalah,” lanjutnya lagi, kini diikuti dengan anggukan yang lain.

Pria bertubuh tambun ini pun menjelaskan, kalau urusan harta, tidak usah khawatir.

Meski beristri lebih dari tiga pun ia yakin anak istrinya dapat dilayani dengan baik.

Hartanya banyak. Jadi tidak ada alasan untuk tidak mampu seperti yang dipermasalahkan Karin ini.

Mendengar pemaparan si birokrat songong ini, ada seorang audiens yang nyeletuk.

“Apa sudah gak cinta lagi sama istrine sampeyan sing pertama Mas, makane ninggal?”

Namun dengan santai, Donwori melanjutkan alasannya.

“Masih cinta kok, tapi karena dia gak bisa ditoto, wes jelas-jelas ada di agama saja dilawan, masa mau tak pertahankan lagi,” imbuhnya. Kali ini diikuti dengan beberapa kernyitan dahi pendengarnya, dan tatapan julid perempuan yang tak sengaja mendengarkan percakapannya.

Biografi - Seorang pria berinisial AM (50) Warga Abeli, ditemukan tewas di kamar Hotel Anawai, Jalan Pasar Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (3/11/2018). Korban tewas sesaat setelah berkencan dengan wanita selingkuhannya berinisial HA (45).

Korban pertama kali diketahui tewas oleh pasangan selingkuhnya. Setelah itu dilaporkan kepada petugas hotel, kemudian dilapor ke Mapolsek Baruga.

Petugas DVI, yang tiba di lokasi kejadian, langsung melakukan identifikasi dan memasang garis polisi. “Kuat dugaan, korban meninggal dunia akibat mengonsumsi obat kuat, sebelum berhubungan intim dengan pasangan selingkuhnya,” jelas Kapolsek Baruga, AKP Idhan Syukri.

Setelah petugas DVI melakukan identifikasi lokasi kejadian, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kendari, untuk diautopsi. Sedangkan selingkuhan korban, dan petugas hotel dibawa ke Mapolsek Baruga, untuk dimintai keterangan.

Sumber : Sindonews.com

Biografi - Memotret diri sendiri atau yang populer dikenal dengan istilah selfie, kini sedang menjadi trend di kalangan pengguna media sosial. Tidak hanya sebagai tindakan untuk mengekspresikan diri, selfie kini juga dibalut dengan pose seksi yang menggoda.

Banyaknya wanita yang kian berani perpose sensual di media sosial membuat para peneliti dari University of New South Wales (UNSW) di Australia, tertarik untuk melakukan penelitian. Sebab, dibandingkan generasi sebelumnya, generasi saat ini tidak canggung foto sensual di media sosial.

Peneliti mencari tahu karakteristik pengunggah foto sensual

Tim peneliti dari UNSW kemudian mengumpulkan 68.562 foto sensual yang diunggah di media sosial seperti Twitter dan Instagram. Foto-foto tersebut terkumpul dari 113 negara, termasuk Indonesia.

Dengan menggunakan tag sexy, hot, dan kata-kata sensual lainnya, tim peneliti berhasil mengumpulkan foto-foto dan melacak lokasi pengunggah foto tersebut. Setelah mendapatkan lokasi pengunggah, tim peneliti kemudian mencari data tentang informasi di lokasi tersebut, baik persoalan gender maupun ekonomi.

Dari penelitian ini, menemukan fakta jika para wanita yang gemar selfie sensual ternyata kebanyakan berada di wilayah yang memiliki ketimpangan ekonomi sangat tinggi. Dr Khandis Blake, pemimpin tim peneliti mengatakan jika temuannya ini ternyata berbeda dengan perkiraannya sebelumnya.

Sebelumnya ia menyangka jika mereka yang suka berselfie seksi kebanyakan dari kota. Ternyata tidak! Dibandingkan perkotaan, daerah dengan tingkat ekonomi rendah ternyata lebih banyak menyumbang foto-foto sensual di dunia maya.

Faktor ekonomi menjadi penyebab mereka berani foto seksi di media sosial?

Menurut Dr Khandis Blake, ketimpangan ekonomi di daerah-daerah menjadikan banyak wanita gelisah dengan status sosialnya. Untuk “menyelamatkan” status sosialnya, wanita akan lebih berani mempertontonkan seksualitas guna menaikkan pamor.

Dr Khandis Blake lebih lanjut menjelaskan, selfie seksi bisa menjadi senjata para wanita untuk meningkatkan perekoniman, dengan berharap mendapatkan pasangan pria yang memiliki kondisi ekonomi yang lebih baik.

Selain itu, selfie seksi juga menjadi pilihan untuk meningkatkan popularitas tanpa dengan mengeluarkan banyak anggaran. Di Instagram misalnya, banyak yang berani berpose seksi untuk meningkatkan popularitas. Popularitas tersebut kemudian digunakan sebagai kekuatan endorsement untuk menghasilkan uang.

Jadi, selain krisis pujian, wanita yang gemar memposting foto-foto seksi di media sosial juga krisis akan jatidiri dan krisis dalam hal ekonomi.

Sumber: inovasee.com

Biografi - Berseksi-seksi di dunia dan tersiksa-siksa di akhirat, menyakitkan sekali bukan? Maka tutuplah auratmu wahai muslimah…jangan kau tampakkan keindahan yang menjadi kelebihanmu sebagai makhluq terindah Allah hanya untuk mengejar kata “SEKSI”.

Keinginan untuk terlihat seksi memang sah-sah saja, tetapi kamu harus tahu kapan, dimana, dan untk siapa. Sebab, keindahan tubuhmu hanya berhak dilihat untuk orang yang benar-benar halal memilikimu kelak.

Dan tidakkah kamu merasa rugi saat kau tampilkan tubuh seksimu, namun mata liar dan pikiran lelaki yang bukan muhrim hanya menjadikanmu tontonan gratis?, apakah kau tak pernah merasa marah saat lelaki yag bukan muhrim terkadang menghinamu dengan melecehkan kehormartanmu sebagai wanita dengan sikap dan perilaku yang menghinakan?

Ayolah ukhti…sadarilah, bahwa dirimu sungguh sangat berharga, jadi sudah sepantasnya kamu menjaga dirimu tetap berharga sebagai seorang wanita, dan saking begitu berharganya dirimu Allah memberimu aturan agar kau menjaga auratmu sehingga tak terlihat oleh mereka yang bukan muhrim.

Maka dari itu dengarkanlah aturan Allah yang telah dihaturkan kepadamu sebagai seorang muslimah, yaitu tutuplah keindahanmu dengan hijab. Jangan sesekali kau tampakkan keindahanmu itu kepada orang-orang yang memang tidak berhak melihatmu.

Ingatlah bahwa Allah begitu menyayangimu, sehingga Ia pun sangat tidak rela jika kau sampai teledor membuka auratmu kepada sembarang orang, sebab Allah ciptakanmu sebagai perhiasan dunia yang indah bukan untuk menjadi bahan hinaan, tetapi untuk dihormati dan dihargai.

Jangan kau tampakkan keindahanmu, sebab keindahanmu adalah mahkota bagimu, maka memang sudah sepantasnya kamu jaga dengan baik dan bijaksana. Dan ingat, mahkotamu bukan hanya terletak pada kepalamu, sebab tak sedikit dari kita yang mengatakan bahwa mahkota seorang perempuan terletak pada rambutnya yang panjang, sehingga tak sedikit dari kita yang hanya menutup kepalanya, namun tidak pada tubuhnya.

Sering kita temui para wanita hanya menghijabi kepalanya, namun tidak bagian tubuhnya, alias tetap memakai baju yang seadanya dan menampakkan separuh keindahannya, oleh karena itu saat sudah menutup aurat dengan hijab lakukanlah dengan sungguh-sungguh sebab mahkota wanita adalah terletak pada sekujur tubuhnya.

Jangan kau hinakan dirimu hanya karena tidak bisanya kau menjaga nafsu, sebab indah itu bukanlah ia yang terlihat seksi dengan murahnya, tetapi ia yang selalu tertutup rapi dengan mahalnya iman dan ketaatan.

Maka, tidak usah mengingini yang aneh-aneh seperti halnya ingin terlihat mempesona seperti mereka yang memang selalu tampil seadanya, apalagi yang menjadi kiblat nafsumu adalah seseorang yang memang tidak beragama muslim, sebab agama kita tentu tidaklah sama peraturannya denganya.

Cukup kau fahami saja, bahwa Allah begitu menyayangi kita, sehingga ia tetapkan peratuaran dalam islam sedemikian rupa agar kita sebagai seorang wanita tetap selalu terjaga kehormatannya.

Mahalkan kualitas dirimu dengan muru’ah yang kau miliki, agar kau tetap menjadi terindah dari yang terindah dunia sepanjang masa. Hiasilah dirimu dengan rasa malu dan akhlaq mulia mempesona, sebab jika kau terus-terusan menjaga dirimu dengan beberapa hal tersebut, maka sudah pasti kau takkan bisa melupakan kasih sayang Allah, yang memberimu aturan untuk tetap terjaga kehormatanmu dengan menutup auratmu.

Dan perlu kita ingat dan terus menerus kita sadari, bahwa siksa Allah memanglah tidak terlihat di dunia ini, maka jangan terlena untuk mengumbar aurat hanya karena untuk terlihat seksi dan cantik.

Namun, meski siksa Allah tidak terlihat saat ini, tetapi alasan mengapa Allah menyuruh kita menutup aurat sudah ditampakkan dengan jelas, yaitu agar kita tidak dilecehkan oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab. | wajibbaca.com

Lhoksukon - Pasca Aceh Damai, di kecamatan basis konflik yakni Nisam belum pernah di gelar deklarasi pemilu damai, namun kali ini jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan dan Penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mengadakan acara tersebut yang dihadiri oleh 21 Calon Legeslatif (Caleg) tingkat Kabupaten dan Provinsi di Gedung Aula Kecamatan Nisam, Aceh Utara, Rabu (24/10/2018).

Amatan media ini, acara yang dimulai pukul 14:00 WIB itu berjalan dengan baik, bahkan pihak Muspika, Panwascam, PPK dan seluruh caleg menandatangani petisi pemilu damai tahun 2019,.Setelah deklarasi, para caleg terlihat saling menjalin tali silaturahmi dengan cara canda tawa, saling menyapa dan sebagainnya.

Camat Nisam Ibnu Khatap dalam kesempatan tersebut mengatakan , deklarasi damai hari ini menjadi berkah bagi Nisam,  karena dengan adanya acara tersebut,  maka akan terjalin tali silaturahmi sesama caleg yang bertujuan untuk membangun Nisam.

“Dalam sejarah yang saya ketahui baru kali ini ada deklarasi pemilu damai di Kecamatan Nisam, walau basis konflik , tapi suatu hikmah dengan adanya acara seperti ini para caleg bisa saling menyapa dan menjalin tali silaturahmi,”tururnya.

Ibnu Khatap berharap, kedepannya tidak ada tindakan yang bisa menghancurkan Nisam terutama saling mencaci, menyebar hoax dan hal negatif lainnya yang bisa merusak persaudaraan di Nisam.

Menurutnya, Nisam saat ini menjadi kecamatan yang terbaik di tingkat Nasional, salah satunya adalah terpilihnya Salah satu gampong menjadi Desa terbaik di tangkat Nasional, begitu juga dengan kesehatan yang mendapat agredititas utama dan nomor satu di Aceh.

“Apa lagi salah satu desa di Nisam terpilih menjadi 3 terbaik di Nasional termasuk Puskesmas, jangan gara-gara pemilu Nisam ini hancur, ikutilah aturan dan berpolitiklah dengan santun dan bijaksana, masyarakat akan memilih anda,”kata Camat Ibnu Khatap

Danramil Nisam Letda T. Mustafa, juga meminta kepada para calon dan timses jangan menyebar  berita bohong, seperti yang sering mewarnai kontestasi politik Indonesia dalam beberapa waktu terakhir, “Saya ¬ha¬rap¬kan tak terjadi pada Pemi¬lihan Umum Presiden dan Pe¬milihan Legislatif 2019 khususnya di kecamatan Nisam,” imbuhnya.

Kapolsek Nisam Ipda Amir Husin juga mengutarakan hal yang sama,  “ Saya menginginkan proses pemilu kali ini dapat berjalan dengan kondusif, Jangan menyebar hoax, karena itu bisa merugikan orang lain dan diri sendiri yang pada akhirnya terjadilah konflik,” harapnya.

Sementara ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Nisam Nahyul Mauli juga berharap agar Caleg bisa kompak dan tidak menimbulkan keributan.” Kita harap pemilu di Nisam yang merupakan basis konflik ini bisa berjalan dengan damai, aman dan sejuk,” harap Nahyul.

Sementara itu, anggota komisioner Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Utara, Muhammad Usman, yang didampingi dua anggota Komisioner Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Aceh Utara, Safwani dan Zulkarnaini menyebutkan yang hadir pada hari ini ada 21 calon DPRK di Nisam dari parlok dan Parnas.

“Deklarasi pemilu damai itu sebagai bentuk perjanjian, dari kampanye hingga penetapan suara itu tidak ada terjadinya konflik antar partai dan Caleg, ini yang kami harapkan,” katanya.

Menurutnya, deklarasi damai yang diaksanakan di kecamatan tersebut sama halnya dengan deklarasi kabupaten, yang intinya mau berjanji untuk menjalankan aktivitas kampanye secara damai.

“Kecamatan Nisam ada 14 ribu pemilih, jadi sebelum sampai 13 April 2019. Silahkan mencari suara dengan cara yang baik dan tidak saling caci maki, saya berharap caleg ini bisa mendidik masyarakat dalam pemilihan yang akan di laksanakan pada 17 April nanti,” tambahnya.

Muhammad Usman juga menyampaikan aturan kampanye sudah jelas dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 33 Tahun 2018 Tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 23 Tahun 2018 Tentang Kampanye Pemilihan Umum.

Di samping itu dia berharap para peserta pemilu atau calon legislatif terus membangun koordinasi dengan penyelenggara pemilu, baik tingkat kecamatan maupun kabupaten.

“Kita berharap para peserta pemilu atau calon legislatif terus membangun koordinasi dengan penyelenggara pemilu, baik tingkat kecamatan maupun kabupaten,” tambah Usman.(Rill)

Biografi Nusantara - KPK telah menetapkan Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf sebagai tersangka dugaan penerimaan gratifikasi dalam proyek pembangunan  dermaga Sabang tahun 2006-2011.

Irwandi yang saat itu menjadi Gubernur Aceh periode 2007-2012 diduga menerima gratifikasi sebesar Rp 32 miliar dari Ruslan Abdul Gani selaku Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) tahun 2010-2011. Irwandi diduga menerima gratifikasi tersebut melalui orang kepercayaannya, Izil Azhar. 

"Total dugaan gratifikasi yang diterima Rp 32 miliar, dan IY (Irwandi Yusuf) diduga tidak melaporkan gratifikasi itu kepada KPK selama maksimal 30 hari kerja sesuai dengan ketentuan di UU KPK dan Pasal 12 C UU 20/2001 tentang Pemberantasan Korupsi," ujar juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (8/10). 

Febri mengatakan, dugaan penerimaan gratifikasi oleh Irwandi itu merupakan pengembangan yang dilakukan penyidik KPK terhadap perkara dengan terpidana Ruslan Abdul Gani. 

Dalam fakta persidangan Ruslan saat itu, Irwandi diduga menerima sekitar Rp 14 miliar dalam proyek yang dibiayai APBN tersebut. 

"Bukti yang didapatkan tim adalah keterangan saksi-saksi tentang dugaan penerimaan gratifikasi, keterangan ahli. KPK juga sudah memiliki data rekening koran, catatan pengeluaran uang dari korporasi, dan bukti elektornik. KPK juga sudah mencermati fakta persidangan dengan terpidana Ruslan Abdul Gani dimana IY diduga menerima sekurang-kurangnya Rp 14 miliar," jelasnya. 

Sebelum menetapkan Irwandi dan Izil sebagai tersangka, KPK telah memeriksa sebanyak 10 orang dari unsur swasta, BPKS, dan para terpidana yang telah divonis sebelumnya. Penyidik KPK juga telah menyita uang Rp 4,3 miliar yang diduga milik Irwandi Yusuf. 

"Penyidik akan menjadwalkan pemriksaan terhadap para tersangka sekitar pekan depan. Untuk tersangka IA sebelumnya sudah pernah diperiksa 5 Oktober 2018 namun dia tidak hadir. Kami imbau kepada tersangka atau saksi bisa hadir memenuhi panggilan penyidik dan kooperatif," ucapnya.

Pada perkara ini, KPK telah mengusut 6 tersangka dimana 4 orang di antaranya telah divonis bersalah oleh majelis hakim kecuali terhadap tersangka mantak Kepala BPKS Teuku Syaiful Ahmad. Teuku dinyatakan majelis hakim tak bisa diproses persidangan karena sakit stroke yang diidapnya. KPK pun telah melimpahkan berkasnya ke Kejaksaan Agung untuk melakukan gugatan perdata TUN.

Sementara tiga orang lainnya yakni Ruslan telah divonis 5 tahun penjara dan uang pengganti Rp 4,36 miliar, selanjutnya eks Kepala PT Nindya Karya Cabang Sumut dan Aceh, Heru Sulaksono, selama 15 tahun penjara dan uang pengganti Rp 23,1 miliar, serta PPK Satker Pengembangan Dermaga Sabang, Ramadhany Ismy selama 6 tahun penjara dan uang pengganti Rp 3,2 miliar. 

KPK juga menetapkan dua perusahaan, yaitu PT Nindya Karya dan PT Tuah Sejati, sebagai tersangka yang kini dalam proses penyidikan. Febri menyebut, diduga negara dirugikan sebesar Rp 313 miliar dari proyek senilai Rp 793 miliar tersebut. 

Atas perbuatannya, Irwandi dan Izil disangka telah melanggar pasal 12 B ayat (1) Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto pasal 5 ayat (1) ke-1 KUHP.

Status tersangka yang diterima Irwandi itu merupakan status tersangka yang kedua kalinya. Irwandi sebelumnya sudah berstatus tersangka dalam kasus dugaan suap Dana Otonomi Khusus Aceh. | Kumparan
loading...

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget