Halloween Costume ideas 2015
Latest Post

Biografi - Sebuah Rumah Sakit Swasta yang berada di Kota Lhokseumawe dengan alamat di Apotik Cunda Farma Jln. Merdeka Barat, No. 85 Kota Lhokseumawe membutuhkan tenaga anda untuk bekerja pada MMC Hospital Lhokseumawe dengan persyaratan umum Ijazah SMP, SMA dan Sarjana S1.

Pendaftaran dilakukan secara online di : http://mmchospital.co.id/recrutment/login.php selanjutnya dilakukan seleksi berkas dan akan dilakukan uji kemampuan akademik serta wawancara. Di bawah ini Tenaga kerrja atau Lowongan yang diterima di MMC Hospital Lhokseumawe.
 
Berikut ini posisi yang diterima : 
  1. Dokter
  2. Perawat Umum
  3. Perawat IGD
  4. Perawat Bedah
  5. Asisten Bedah Profesional
  6. Perawat NICU
  7. Perawat ICU
  8. Kebidanan
  9. Tenaga Sanitasi
  10. Tenaga Asisten Apoteker
  11. Biomedical
  12. Epidiomologi
  13. Biostatistik
  14. Fisioterapi
  15. Ahli Gizi
  16. Asisten Gizi
  17. Tenaga Analis Kesehatan
  18. Perawat Anasthesi
  19. Tenaga Radiologi
  20. Akuntansi
  21. Ahli Asuransi
  22. Tenaga Administrasi
  23. Tenaga Coder BPJS
  24. Tenaga Verifikasi SEP BPJS
  25. Rekam Medik
  26. Public Relation
  27. Security
  28. Cleaning Service
  29. Tenaga Loundry
  30. Tenaga Maintenance Rumah Sakit
Untuk persyaratan lengkap bisa anda Download DISINI [DOWNLOAD]

Info lebih lengkap anda dapat menghubungi kantor MMC Hospital Lhokseumawe

Sekretariat Penerimaan Tenaga Medis

MMC Hospital – Lhokseumawe

Apotik Cunda Farma

Jln. Merdeka Barat, No. 85

Telpon (0645) 48635
Contact Person
Khairul  082367241385
Hakim : 085102909600
Email : rsummc@gmail.com
 

08:33 ,
TNI 
BIOGRAFI- Hasil survei dari Global Firepower (GFP) 2016 menunjukkan bahwa indeks kekuatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebesar 0,34. Nilai tersebut mengukuhkan TNI menjadi pasukan militer terkuat di Asia Tenggara. 

Meski menjadi yang terkuat di ASEAN, peringkat kekuatan TNI menurun secara global dari 12 menjadi 14 dengan nilai indeks yang justru membaik dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 0,52. 

TNI berada di atas militer negara tetangga, seperti Vietnam yang memiliki nilai indeks 0,37. Dengan nilai indeks yang lebih besar dari Indonesia, militer Vietnam harus puas di posisi 17 dunia. 

Sedangkan Thailand secara global berada di urutan 20 dengan nilai indeks 0,41. 

Hasil survei GPF ini menunjukkan semakin besar indeks maka semakin rendah peringkat militer suatu negara dan sebaliknya. Peringkat kekuatan militer sebuah negara ini ditentukan oleh GFP melalui 50 faktor. 

Di antaranya, faktor geografis, populasi, personel militer, anggaran militer, peralatan tempur hingga termasuk utang luar negeri negara tersebut. Setidaknya, terdapat 126 negara di dunia yang disurvei.(TSA/Databoks)

Letnan Komarudin saat dihampiri Panglima Besar Jenderal Soedirman usai Serangan Umum 1 Maret di Yogyakarta/Foto Istimewa
Biografi- Nama Letnan Komarudin tak bisa dipisahkan dari cerita mengenai Serangan Umum 1 Maret 1949. Karena Letnan Komarudin bersama sejumlah pasukannya salah tanggal dalam menyerang Kota Yogyakarta yang saat itu dikuasai Belanda.

Letnan Komarudin ketika itu jabatannya adalah komandan peleton di SWK 101, Brigade X pimpinan Mayor Sardjono (anak buah Letnan Kolonel Soeharto).

Dikisahkan Letnan Komarudin bersama pasukannya menyerang salah satu tangsi Belanda pada 28 Februari 1949. Padahal seharusnya serangan dilakukan keesokan harinya pada 1 Maret 1949. Akibatnya dia mengacaukan jadwal serangan ke Kota Yogyakarta.

Letnan Komarudin dengan gagah berani bersama pasukannya menyerang salah satu pos tentara Belanda ketika itu. Konon Komarudin kebal peluru saat ditembaki tentara Belanda hal itu disaksikan beberapa anak buahnya yang dikemudian hari bersaksi atas kekebalan dirinya.

Bahkan aksi kekebalannya ini muncul dalam film Janur Kuning, film yang mengisahkan keberhasilan TNI menguasai Kota Yogyakarta selama 6 jam pada 1 Maret 1949.

Namun di sisi lain akibat serangan Pasukan Komarudin yang salah tanggal itu membuat Belanda lengah karena mengira serangan yang Komarudin lakukan merupakan serangan besar yang santer akan terjadi.

Berdasarkan laman Wikipedia, Letnan Komarudin atau bernama asli Eli Yakim Teniwut lahir di Desa Ohoidertutu, Kecamatan Kei Kecil Barat, Maluku Tenggara.

Komarudin disebut-sebut masih cicit Kiai Abdur Rahman yang dikenal sebagai Mbah Tanjung, salah seorang ulama terkemuka yang hidup di Ploso Kuning Minomartani, Sleman pada era kekuasaan Sultan Hamengkubuwono I (1755-1792).

Karena keturunan ulama sakti itulah, banyak dipercaya anggota pasukanya, dia kebal terhadap senjata apapun. Dia pun diyakini merupakan keturunan langsung Bantengwareng, salah seorang panglima perang pasukan Pangeran Diponegoro.

Komarudin merupakan prajurit PETA di Kalasan. Di kalangan anak buahnya, mantan prajurit PETA di Kalasan ini terkenal tahan peluru.

Bahkan saking saktinya, kekebalan Komarudin akan peluru konon bisa melindungi orang sekitarnya dalam radius 10 meter dari dirinya. Konon hal tersebut juga terjadi saat Komarudin beserta anak buahnya disergap Pasukan Belanda di daerah Madukismo, Bantul.

Belasan tentara Belanda mengepung sambil menodongkan senjata. Namun Letnan Komarudin tenang-tenang saja dan kemudian berpesan agar anak buahnya jangan jauh-jauh darinya.

Selanjutnya kontak senjata tak terhindarkan, namun tak ada peluru mengenai bahkan menyerempet. Komarudin dan anak buahnya melenggang pergi dengan selamat tanpa luka tergores di badan, meninggalkan belasan tentara Belanda yang terkapar.

Sebelum bergabung dengan Soeharto, usai dari PETA, Komaruddin pernah bergabung dengan Laskar Hizbullah yang memang terkenal banyak yang kebal senjata.

Peleton yang dipimpin Letnan Komarudin memang dikenal sangat berani dan sering mengacak-acak pertahanan militer Belanda di dalam kota Yogyakarta. Begitu disegani namanya hingga pihak intelijen militer Belanda (NEFIS) pernah menjadikannya buronan.

Aksi heroik Letnan Komarudin saat serangan yang salah tanggal ini pun mendapat pujian dari Panglima Besar Jenderal Soedirman.

Dalam upacara di Yogyakarta usai Serangan Umum 1 Maret ketika memeriksa barisan prajurit TNI, Jenderal Soedirman menghampiri Komarudin.

Ketika dihampiri sang  Panglima Komarudin langsung meminta maaf karena dia melakukan kesalahan dalam menghitung hari. Namun oleh Jenderal Sudirman dia dianggap tidak bersalah.

Tapi karir Komarudin di kemiliteran meredup setelah wafatnya Jenderal Soedirman. Dalam buku, Laporan Kepada Bangsa: Militer Akademi Yogya oleh Daud Sinjal dituliskan tentang tuduhan sebagian kalangan militer yang menyebut Komarudin terlibat dalam gerakan DI/TII.

Karena dua sahabat sekaligus dua atasan langsung Letnan Komarudin semasa di Laskar Hizbullah yakni Kapten Sofyan (Yon 426) dan Mayor Basyuni dari Yon 423  terlibat Gerakan DI/TII Jawa Tengah yang dipimpin Amir Fatah pada 1952.

Selain itu, saat kompi Komarudin pada tahun 1950-an, dikirim ke Malangbong, Garut untuk menumpas pemberontakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) pimpinan Sekar Maridjan Kartosoewirjo. Kompi Komarudin malah kerap ngopi bareng dengan pasukan DI/TII.

Rupanya Komaruddin merasa tak enak berperang dengan para gerilyawan DI/TII  yang sebagian merupakan rekannya saat aktif  di Laskar Hizbullah. Malah di antaranya ada juga yang pernah satu perguruan dengannya saat belajar agama dan kanuragaan.

Namun, tuduhan persekongkolan dengan DI/TII tersebut ternyata tidak benar dan nama Letnan Komaruddin kemudian mendapat rehabilitasi. Namun upaya rehabilitasi tak otomatis membuat karir ketentaraannya menanjak.

Setelah dia mendapat rehabilitasi, secara resmi Komarudin mundur dari ketentaraan dia
memilih dunia jalanan sebagai jalur hidupnya. Di Kotagede, namanya terkenal sekaligus disegani sebagai preman yang baik hati.

Sekitar 1969, Komarudin secara misterius tiba-tiba menghilang dari Kotagede. Soetojo alias Boyo, teman seperjuangannya waktu melawan Belanda, lantas mencarinya hingga ke Jakarta sekitar setahun kemudian.

Di ibu kota, Boyo menemukan Komarudin di wilayah Cempaka Putih. Dia tinggal di sebuah gubuk kecil yang terletak di tengah-tengah rawa (tanah milik Kodam V Jaya kala itu). Dia menghidupi kesehariannya dengan bekerja sebagai seorang preman yang ditakuti di wilayah Pasar Senen karena Komarudin kebal terhadap senjata api dan tajam.

Sejarawan Yogyakarta, Ki Herman Janutama menduga keberadaan Komarudin di Jakarta atas sepengetahuan Presiden Soeharto, yang merupakan mantan komandannya di Yogyakarta.

Karena, saat tinggal di rawa yang terletak di Cempaka Putih itu, tiap bulan secara rutin dia kerap mendapatkan jatah beras bagian untuk tentara.Karena dibujuk terus oleh sahabatnya (Toyo Boyo), pada sekitar 1972,  Komarudin akhirnya kembali ke Kotagede.

Tak lama sampai di kota tersebut, dia kemudian jatuh sakit hingga mengalami koma. Komarudin kemudian dirawat di Pusat Kesehatan Umat (PKU) milik Muhammadiyyah.

Sewaktu dirawat disana ada cerita menarik karena Komarudin tak mempan disuntik sehingga dikeluhkan oleh dokter yang merawatnya.

Kemudian di tahun 1973, Komarudin akhirnya menghembuskan nafasnya yang terakhir di PKU Kotagede. Jasadnya kemudian dikebumikan secara militer di Taman Kesuma Negara Semaki Yogyakarta. Begitu populisnya nama Komarudin hingga di wilayah Sleman, ada sebuah masjid yang disemati namanya Masjid Al Komarudin.

Ada versi lain yang menyebutkan setelah Komarudin mengundurkan diri dari dunia militer. Dia bersama istrinya yang berasal dari Jawa kembali ke Maluku Tenggara dan tinggal di desa kelahirannya, Ohoidertutu.

Di sana dia menghabiskan sisa hidupnya hingga akhir hayatnya. Dia sempat diminta mantan presiden ke-2 Soeharto untuk kembali ke Jakarta agar ketika meninggal nanti akan diberi gelar pahlawan. Tapi dia menolak dan lebih memilih tinggal di desa kelahirannya.


Sumber :
- arsipnasional
- wikipedia dan diolah dari berbagai sumber

Kelakukan manusia memang sangat sulit untuk di tebak, dan terkadang kalau akal sehatnya sudah hilang hal yang kita anggap gila mereka lakukan. Seperti kejadian kali ini, dimana pasangan anak muda nekat melakukan aksitak senonoh di siang hari.

Youtube lagi-lagi dihebohkan dengan sebuah video layak sensor dari sepasang pelajar.

Neter sendiri sempat heboh dengan keberadaan video yang memang meresahkan pengguna media sosial.

Pasalnya muda-mudi ini melakukan tindakan yang tak sopan dengan masih menggunakan seragam sekolah.

Keduanya nampak menunjukkan adegan yang seharusnya belum ia ketahui untuk masa sekolah ini.

Video Youtube tersebut menunjukkan sepasang siswa yang berasal dari salah satu SMK di Jember.

Video yang telah mulai menyebar sejak Kamis, 1 Desember lalu sempat juga beredar di akun Facebook.

erlihat jika ada seorang perempuan dan pria dengan mengenakan seragam putih abu-abunya.

Akan tetapi si wanita nampak tak terlihat jelas karena tertutup dengan jaket yang ia kenakan saat bersama dengan pria tersebut.

Akan tetapi video Youtube tersebut semakin jelas setelah diunggah ulang oleh salah satu pemilik akun.

Disebutkan jika video tersebut menunjukkan gaya anak SMK jurusan Broadcasting sekarang di Jember.

Video yang memiliki durasi 2 menit 13 detik ini menunjukkan pria yang sedang duduk beralaskan tanah sedangkan sang wanita duduk di pangkuannya.

Sontak saja setelah diunggah ke Youtube awak media mengerubuti sekolah yang diduga tempat asal kedua pelaku.

Wartawan datang ke pihak sekolah untuk meminta klarifikasi mengenai adanya video yang menghebohkan jejaring sosial media.


Setelah melakukan klarifikasi memang benar adanya jika si pihak perempuan memang berasal dari sekolahan yang dimaksud.

Akan tetapi si pria berasal dari sekolah yang berbeda dengan si perempuan.

Disebutkan pula jika pihak wanita adalah sebagai korban karena memang hubungan keduanya telah kandas.

Korban juga mengaku tak pernah mengunggah video layak sensor yang saat ini beredar di Youtube.

02:55 ,
Wawancara dengan Dr. Zakir Naik di Jakarta
Biografi - Siapa yang tak kenal dengan Dr. Zakir Naik, juru da’wah Islam (Da’i) internasional dan pakar kristologi yang selama ini berdakwah dengan cara yang damai. Ceramah beliau yang memukau tentang ketauhidan, tersebar di media sosial dan disaksikan jutaan orang di seluruh dunia.

Setiap pesan dakwah yang disampaikan, tentang kebenaran Al Qur’an, telah membuka mata dan hati umat beragama di dunia menjadi tertarik dengan Islam, sehingga tak sedikit yang mengucapkan syahadat dan memilih untuk menjadi seorang muslim yang taat.

Dai asal Mumbai, India itu kini distigmakan sebagai “Orang yang berbahaya di dunia”, dicap sebagai tokoh Islam radikal, ekstrimis, bahkan teroris. Sejak kedatanganya ke Indonesia, Rabu (1/3/2017) lalu, banyak pihak yang tidak suka dengan kehadirannnya.

Meski demikian, sejumlah ulama Indonesia menyambut baik kedatangan Dr. Zakir Naik, diantaranya: KH. Abdullah Gymnastiar alias A’a Gym, Ustadz Arifin Ilham, Ustadz Syafii Antonio, Ustadz Yusuf Mansur, Ustadz Fadzlan Garamatan dan para ulama lainnya.

Dalam kunjungannya ke Indonesia selama sepekan, sejumlah jurnalis yang tergabung dalam Forum Jurnalis Muslim (Forjim) mendapat kesempatan untuk melakukan wawancara eksklusif dengan beliau di sebuah hotel berbintang di Jakarta, Jum’at (3/2) sore.

Berikut wawacara singkat jurnalis yang tergabung di Forjim dengan Dr. Zakir Naik:

Bagaimana pandangan anda tentang Muslim Indonesia?

Ini adalah kunjungan kedua saya ke Indonesia. Sayang senang bisa berada disini, terlebih Indonesia adalah negara muslim terbesar di dunia.

Bagaimana pandangan anda soal Islamophobia yang terjadi di seluruh dunia. Bukan hanya di Barat, tapi juga di negeri muslim sendiri. Metode dakwah seperti apa untuk menghadapi kelompok Islamophobia?

Sekarang ini senjata terhebat di dunia adalah media. Melalui media, putih bisa jadi hitam atau sebaliknya. Saat ini, banyak proaganda negatif terhadap Islam di sejumlah media, baik online, televisi, koran, maupun majalah. Harus ada langkah untuk memperbaiki image yang salah tentang Islam.

Karena itu, kita harus gunakan cara dan media yang sama untuk meluruskan persepsi yang salah tentang Islam.

Sayangnya, kita sebagai muslim masih terbelakang dalam penguasaan di bidang media. Sudah saatnya, kita gunakan media yang terbaik dan paling modern untuk menyikapi kesalahanpahaman pihak tertentu tentang Islam.

Saat ini, Indonesia selalu menjadi sasaran Kristenisasi, bagaimana pandangan anda mengenai hal ini?

Allah menjelaskan dalam Al Qur’an Surat Al Maidah ayat 82, bahwa golongan yang paling dekat dengan Islam adalah Kristen. Begitu juga dijelaskan dalam QS. Al Imran ayat 64, Allah menjelaskan, “Wahai ahli kitab, kita bicara satu persamaan tentang kalimat yang satu, yakni tidak menyembah tuhan lain selain Allah.

Karena itu, kita sebagai muslim harus melakukan dakwah dan pendekatan dengan mencari persamaan antara Islam dengan Kristen, Qur’an dengan Bible, bukan perbedaannya.

Anda dicap sebagai tokoh Islam radikal, bahkan kepala anda dihargai dengan 5 juta rupee atau 1 miliar? Tanggapan anda?

Sebagaimana kita ketahui, Pemerintah India sekarang ini sangat anti terhadap Islam dan merupakan ekstrimis Hindu. Selama ini saya sudah 25 tahun berdakwah, menyampaikan kebenaran Islam di seluruh India dengan cara yang damai. Dan itu tidak masalah. Tapi, pemerintah India yang sekarang tidak senang apa yang saya lakukan. Apalagi, sudah puluhan ribu bahkan ratusan ribu orang Hindu India yang masuk Islam.

Menyebut saya radikal, ekstrimis, teroris, adalah alasan yang diada-adakan pemerintah India saja.

Memang benar, ada seorang pendeta perempuan Hindu yang memberikan sayembara berhadiah untuk bisa membunuh saya. Bagi yang bisa membunuh saya, dihargai 5 juta rupee atau senilai Rp. 1 miliar.

Cara kekerasan itu dilakukan, karena mereka tak pernah menang dalam berdebat. Mereka pasti kalah ketika berhdapan dengan dalil Al Qur’an, sehingga yang bisa mereka lakukan adalah dengan cara kekerasan.

Sejak anda datang ke Indonesia, ada pihak-pihak yang tidak suka dengan kehadiran anda disini. Bahkan anda yang bilang, anda seharusnya tidak lolos masuk ke Indonesia dengan tuduhan anda sebagai tokoh radikal. Tanggapan anda?

Allah menjelaskan dalam Al Qur’an surat al Hujurat ayat 6. Jika menerika informasi, sebaiknya dilakukan tabayun terlebih dahulu. Sebab, kalau tidak, akan merugikan seseorang.

Seperti kita ketahui, musuh-musuh Islam selalu menggunakan cara untuk mencegah saya datang ke suatu negara dengan tuduhan membawa paham radikalisme dan terorisme.

Kalau saya dibiarkan masuk ke indonia, ada pihak yang tidak suka, jika puluhan ribu, ratusan ribu bahkan jutaan orang akan tertarik pada Islam. Pesan damai yang saya sampaikan dihadapi dengan membangun citra negatif tentang saya.

Hingga saat ini, saya sudah memberi ceramah lebih dari 2000 kali. Saya jutsru akan menantang jika ada ceramah yang mempromosikan radikalisme, ekstrimisme, dan terorisme. Yang selama ini terjadi adalah orang-orang yang suka memotong-motong ceramah saya, seperti halnya memotong ayat Al Quran. Sebagai contoh, jangan dirikan shalat saat mabuk. Tapi dipotong, kalimatnya menjadi jangan dirikan shalat. Belum ada dalam sejarah, propaganda negatif kepada Islam dengan menggunakan media begitu gencarnya.

Dua tahun lalu (2 Maret 2015), saya menerima penghargaan tertinggi dari Pemerintah Saudi “King Faisal Award”, semacam Nobel Prize dalam dunia Islam untuk pelayanan kepada Islam. Apakah mungkin, Kerajaan Saudi Arabia yang memiliki intelijen negara memberi penghragaan tertinggi kepada seorang teroris?

Saya juga menerima penghargaan tertinggi kedua dari Penguasa Dubai dari keluarga al Makhtoum. Apakah mungkin Penguasa Dubai yang juga memiliki intelijen negara, memberi penghargaan tertinggi kepada seorang teroris. Itu pun tidak mungkin. Itu semua itu hanya propaganda negatif saja.

Tiga tahun yang lalu, saya juga menerima penghargaan tertinggi dari Kerajaan Malaysia, apakah intelijen negara tidak tahu kalau ada seorang teroris diberi penghargaan. Itu mustahil.

Saya banyak menerima undangan dari Kepala Negara Islam di seluruh dunia, apakag mungkin mereka mau mengundang dan bertemu dengan seorang teroris?

Baru kali ada seorang penerima penghargaan sebagai orang yang tertuduh. Orang itu hanya Zakir Naik.

Apa pesan anda untuk melindungi akidah umat Islam, khususnya di Indonesia?

Pesan yang paling penting untuk saya sampaikan kepada muslim di seluruh dunia, termasuk Indonesia, adalah baca dan pelajari Al Qur’an dengan baik, dan pahami dengan benar.

Meski Al Qur’an berbahasa Arab yang tidak kita pahami, hendaklah membaca terjemahan dan tafsirnya agar dipahami maknanya. Selain Al Qur’an, juga bacalah dan kitab-kitab hadits shahih.

Saya berpesan kepada saudara saya sesama muslim diseluruh dunia, agar tidak terpancing, terpecah untuk hal-hal yang kecil. Umat Islam harus bersatu dalam urusan yang besar. Dalam QS. Imran ayat 103, Allah mengingatkan kita umat Islam agar bersatu dan jangan berpecah belah. Inilah pesan yang sangat jelas dan penting.

(*/arrahmah.com)

02:20
Ustadz Khalid saat di evakuasi
Biografi - Acara pengajian dengan tema “Manajemen Rumah Tangga Islam” dengan pembicara Dr. Khalid Basalamah di masjid Sholahuddin Gedangan Sidoarjo Jawa Timur dibubarkan paksa oleh sekelompok massa yang mengatasnamakan ormas tertentu, pada sabtu (4/3/2017).

Dengan meneriakkan yel-yel dan melontarkan kata-kata provokasi di pintu gerbang Masjid, sekelompok massa memaksa acara pengajian diberhentikan.

Aparat kepolisian terlihat kewalahan menghadapi massa yang memaksa masuk ke dalam ruangan masjid dan berusaha agar kajian tersebut dibubarkan. Jamaah mulai panik dan berhamburan di jalan-jalan depan masjid.

Ustadz Kalid sempat berceramah sekitar 25 menit membahas tentang pernikahan dan masalah rumah tangga Islami.

Sebelumnya, kajian itu direncanakan di Masjid al-Maghfirah, Jl Rungkut Asri, Surabaya. Namun batal dilaksanakan, sehingga dipindah ke Sidoarjo yang juga kemudian ditolak oleh sekelompok orang.

“Baik, kita berhenti dulu sampai di sini teman-teman sekalian. Karena kondisi ada beberapa saudara kita Muslim yang tidak setuju pengajian ini.”, kata Ustadz Khalid di tengah ceramahnya.

Peserta kajian riuh akibat informasi itu, namun Ustadz Khalid menenangkan mereka.

“Sebentar, ini bukan harus ribut-ributan ya…Saya tidak meminta itu”, lanjut Ustadz Khalid.

Panitia kemudian menyiapkan Ustadz pengganti, sementara Ustadz Khalid dievakuasi dari lokasi itu.

Sehari sebelum kajian itu digelar, panitia mendapat surat yang mengklaim mewakili warga kecamatan Gedangan dan Nahdliyin.

“Sehubungan dengan akan dilaksanakannya Tabligh Akbar oleh Ustadz Dr. Khalid Basalamah di Masjid Shalahuddin, Puri Surya Jaya, Gedangan, hari Sabtu 4 Maret ba’da Maghrib, kami selaku warga masyarakat kecamatan Gedangan dan para Nahdliyin menolak kehadirannya”, demikian bunyi peringatan surat tersebut.

Kajian ini rencananya akan dilangsungkan 2 sesi, mulai pukul 09:00 s/d selesai dan ba’da Ashar s/d selesai.

Belum jelas hal-hal apa di dalam ceramah yang dianggap meresahkan itu.
(arrahmah.com)
loading...

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget